Jelang Nataru, Satgas Ingatkan Bahwa Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati
JAKARTA - Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Pemerintah telah bersiaga atas peluang lonjakan kasus COVID-19. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito menegaskan setidaknya ada 4 indikator mempengaruhinya dan menjadi pemicu. Yaitu mobilitas penduduk, cakupan vaksinasi, kepatuhan protokol kesehatan dan angka Reproduksi efektif (RT) atau tingkat penularan/infektivitas virus. Keempat indikaotr ini harus diperhatikan dengan cermat dengan belajar dari pengalaman dari periode yang sama sebelumnya. "Tidak bosan saya sampaikan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk itu, langkah preventif dari perilaku yang dapat meningkatkan potensi penularan," Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (18/11/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat. Wiku menegaskan bahwa langkah preventif lebih baik ketimbang langkah kuratif. Karena, apabila tingkat penularan dan mobilitas penduduk dapat d...